Wince: Tips n' Trick
Tampilkan postingan dengan label Tips n' Trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips n' Trick. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Agustus 2012

Are you ready for college life? :D

Diposting oleh Winda (윈다) di 08.04 0 komentar

Sumber


AKHIRNYA AKU MASUK UI YEAAAAAAAAAAAAH!
Mungkin itu yang ada di pikiran para maba. Atau mungkin juga ga haha. Yeah pokonya gue mau ngucapin selamat semua anak yang udah beruntung melawan hawa nafsunya untuk bersantai-santai ria disbanding sekolah-pengayaan-bimbel dan baru pulang jam 7 atau 8 malem tiap hari *curhat*
Sebagai salah satu orang yang pernah mengenyam pahit manisnya perjuangan masuk PTN gue tau rasanya lega banget waktu buka simakui.ac.id atau website snmptn dan ada kata selamat yang dilanjutkan dengan nama lo dan jurusan dimana lo diterima. Gue juga gitu kok, seneng, bangga sedikit karena bukan jurusan yang gue inginkan, tapi leganya luar biasa. Lega karena gue udah bisa ngasih pembuktian ke diri gue sendiri dan sekitar gue bahwa ga ada yang sia-sia as long as lo kerja keras dan dipadukan dengan doa J
Nah disini gue bukan mau curhat masa masa pedih manis berjuang buat masuk PTN karena gue udah pernah cerita. Disini gue mau kasih tips n’trick asik supaya jadi mahasiswa asik yang ga basi.
Menjadi mahasiswa adalah tahap kehidupan dalam sejarah panjang pendidikan lo yang sangat berbeda dengan masa menjadi siswa. Kenapa? Karena banyak hal yang tidak lo temui saat sekolah bakal lo temui saat kuliah. Check this ouch!
Ø  Sekolah : Masuk jam 7 pulang jam 3
Jelas banget kan? Setiap hari pasti begitu kecuali hari jumat atau ada rapat sekolah. Hal ini pasti beda banget sama kuliah yang jadwalnya aja bisa loncat-loncat. Bukan ga mungkin lo masuk jam 8 dan pulang jam 6 tapi di lain hari baru masuk jam 12 dan pulang jam 3. Atau mungkin di hari lain lo aakan ga masuk sama sekali karena ga ada jadwal kuliah. Atau yang menyebalkan adalah kalau ada mata kuliah 1 sks atau bagian dari mata kuliah besar seperti gue misalnya bahasa yang Cuma 1 jam ditaro di hari berbeda yang mengakibatkan lo Cuma masuk 1 jam untuk 1 hari itu. Asik ga? Ada asiknya ada nyebelinnya. Bayangin aja kalo lo ga ngekos dan lo punya waktu bolong bolong tengah kuliah begitu? Pastilah aka nada masanya dimana lo akan dihinggapi para syaiton syaiton yang membujuk lo buat di rumah atau kosan aja buat bobo bobo cantik sambil nonton drama korea dan ngestalking twitter gebetan lo. Ini dia yang menjadi ujian. Ketidakteraturan jam masuk kuliah. Ini bisa jadi boomerang dan bisa jadi menguntungkan buat lo. Kerugiannya udah gue sebutin kaya tadi nah sekarang gue bakal bahas keuntungannya. Bolong tengah dalam jadwal kuliah lo memungkinkan lo untuk :
·         Belajar atau mempersiapkan diri saat ada ulangan
·         Ngerjain pr atau tugas kelompok
·         Isoma
·         Tidur saat lo sangat lelah akibat begadang semaleman (anak baik : ngerjain tugas,  anak nakal: ngechat sama gebetan semaleman)
·         Jalan jalan ke sekre
·         Makan di fakultas sebelah
·         Cuci mata di perpus atau kantin
·         Wifian
·         Pulang dulu, mandi dan dandan sebelum ketemu gebetan di kelas selanjutnya
·         Rapat organisasi
·         Bisnis! Yap! Bisnis tentu saja! :D
Banyak kan keuntungannya? Sayangnya terkadang kita terlalu berat di satu titik dan tidak memperdulikan atau memanfaatkan kemungkinan lainnya. kalo udah bawa laptop saking ogah ruginya ngedeprok berjam-jam di titik wifi kenceng demi mendapat seri terbaru dulce maria (contoh) atau mv one direction hihi maaf loh bukan nyindir :p
Kalo gue sih ga gitu, soalnya begitunya pake wifi kosan *plak *sama aja haha :p
Jadi ini nih yang mesti diwaspadai. Kemalasan akibat jam-jam kosong dan pemakaian wifi berlebihan buat download atau nge-lan dota. Ga masalah kok memanfaatkan waktu kosong antara matkul buat download atau ngedota. Tapi jangan berlebihan juga ya. Let’s socialize! J
Ø  Sekolah : pake seragam
Yup! Bener banget. Gue mau tau ada ga sekolah di Indonesia yang ga pake seragam bukan karena muridnya ga punya seragam? Mungkin ada ya, tapi setau gue sedikit banget malah mungkin ga ada kecuali lo sekolah di amerika. Nah ini dia nih yang mesti lo perhatiin juga. Ada alasan kenapa sekolah mesti pake seragam dan kuliah ga. Ini sih simpulan gue sendiri ya entah apakah dinas pendidikan punya pendapat yang sama atau ga. Umur dibawah 17 tahun adalah umur labil dimana emosi masih bergejolak. Nah tingkat perekonomian yang berbeda pasti akan mempengaruhi lifestyle lo, salah satunya dari gaya berpakaian. Kebayang ga sih kalo anak pengusaha beromset 7 milyar sebulan ke sekolah pake atasan impor dari korea bawahan impor dari prancis dipadu dengan sepatu dari italia karena ga ada peraturan yang mengharuskan mereka pake seragam. Secara psikologis hal ini pasti akan mempengaruhi kepercayaan diri anak lainnya yang ke sekolah Cuma pake kemeja kotak kotak dan celana panjang made in pasar uler. Apalagi di Indonesia ini jurang ekonomi antara si kaya dan si miskin cukup lebar. Untuk alasan itulah gue pikir dinas pendidikan mengharuskan anak-anak sekolah memakai seragam. Tentunya selain untuk menggerakan perekonomian rakyat pembuat seragam hehe. Hal inilah yang lo harus mengerti.  Mungkin akan ada kondisi dimana teman-teman lo pake baju baju mahal dengan tas dan sepatu branded sementara lo pake baju sederhana dan tas yang sederhana. Lo boleh ngeluh tapi jangan iri berlebihan. Lo kan udah dapet ktp dan udah diatas 17 tahun. Tunjukin kalo lo ga cuma tua tapi juga dewasa. Iri sama temen simpan di hati aja. Nanti kalo udah kerja dan punya penghasilan sendiri baru deh lo bisa borong di St.Yves sambil jalan jalan di yongki komaladi. Be mature honey! J

Ø  Sekolah : Dapet uang jajan setiap hari
Yup! Waktu sekolah uang jajan biasa diberikan harian bukan? Mungkin hanya sedikit dari kalian yang mendapat uang bulanan. Kalaupun ada yang mendapat uang bulanan itupun hanya digunakan untuk jajan sehari-hari bukan? Hal ini sangat berkebalikan saat kita kuliah terutama bagi yang ngekos. Kenapa? Karena uang diberikan bulanan dan yang menjadi pokok permasalahan adalah uang yang diberikan untuk kita meliputi uang sewa kos, uang makan 3x sehari, dan mungkin uang untuk kebutuhan sehari-hari. Artinya kita mulai diberi kuasa penuh oleh orang tua untuk mengatur keseleruhan hidup kita. sayangnya akibat ketidakdewasaan kita dalam mengatur uang akhirnya kita menjadi mahasiswa 3 koma. Tanggal 3 udah koma (uangnya udah abis) dan berakhir dengan makan nasi dengan kerupuk sampai akhir bulan. Oke mungkin gue lebay. Tapi nyatanya banyak loh yang di awal bulan makan di hanamasa dan berakhir dengan makan di warung nasi kutek pada akhir bulan karena ga ada perencanaan uang yang matang. Orang cenderung berhura hura di awal bulan. Menyenangkan saat orang tua lo punya cukup uang sehingga all you have to do is ‘mummy uangnya abis’ sambil merintih-rintih menitikan air mata dan ting tiba-tiba rekening lo sudah kembali berdigit 6 atau 7. Terus gimana dong kakaaa? Ga usah khawatir. Yang perlu dilakukan adalah menghitung keseluruhan uang yang lo dapet dari orang tua dan membaginya untuk 30 hari. Kemudian mbuat sebuah catatan kecil mengenai pemasukan dan pengeluaran. Buat juga target saving lo setiap bulan. Hal ini bisa dilakukan saat lo punya uang lebih setelah perhitungan akan kebutuhan sehari-hari lo dilakukan. Kalo ternyata uangnya kurang dari kebutuhan lo maka lo harus tau berapa selisihnya. Kemudian dari selisih itu lo harus cari cara menutupinya. Cara termudah adalah bisnis. Bisnis apa sih yang bisa dilakukan mahasiswa? Yuk langsung cek disini. Setelah lo menemukan caranya maka yang perlu lo lakukan adalah action! Ga perlu banyak perencanaan atau mimpi. Langsung action! Langsung capcus cin! Udah pol semua tahapnya jangan lupa beli celengan, boleh babi boleh ayam boleh apa aja yang penting celengan dimana lo ga bisa ngambil uang itu setelah dimasukan. Penting banget loh ini. Karena saat kita udah kuliah uang recehan berasa receh dan relative ga berharga. Persepsi seperti ini akan membuat lo abis-dapet-lempar. Padahal recehan yang dikumpulin terus bisa jadi malaikat penolong loh saat lo bener-bener butuh uang. Jadi pastikan lo punya wadah yang tidak mudah terbuka untuk menampung si receh receh kecil ini. punya beberapa celengan dengan namanya masing-masing juga bisa jadi motivasi lo buat rajin saving loh. Misalnya celengan ke korea, celengan ipad 5, celengan tiket VIP maroon 5, celengan beli mobil dan sebagainya. Oiya satu hal besar dan penting yang jarang banget kita lihat adalah : keinginan bukan kebutuhan! Ini perlu digarisbwahi dan dibold tebel tebel. Kepingin beli sepatu tiap bulan padahal sepatunya udah 5 lusin. Kepingin beli baju tiap bulan padahal bajunya masih cukup dan masih dua lemari pula. Nah hal-hal seperti ini sebaiknya tidak lo masukan dalam daftar kebutuhan lo. Karena mereka bukan kebutuhan lo, mereka keinginan lo. Mereka akan terpenuhi setelah kebutuhan dasar dan saving lo terpenuhi. Inget loh saving dan memutar uang itu penting! Yuk kelola uang lo dengan baik mulai dari detik ini! J

Ø  Sekolah : semua diberitahu ketua kelas atau bu guru
Nah ini dia salah satu yang penting banget. Waktu sekolah berbagai informasi pasti diberkan ketua kelas. Kita sebagai konsumen tinggal manut manut aja apa si kalas berkata. Nah saat kuliah semuanya kita yang urus sendiri. Mulai dari isi isian rencana semester atau nama bekennya irs, pilih kelas, pilih mata kuliah yang diinginkan, ngurus surat lintas fakultas, nyari informasi beassiwa, ngurus dokumen kelengkapan beasiswa dan lainnya. Semuanya bahkan dari mendapat informasinya aja kita harus mandiri. Kita harus aktif dan punya banya koneksi yang berkualitas supaya bisa dapet informasi yang berkualitas. Caranya? Gampang kakaaa. Keluarlah dari sarang dan tatap dunia! :D
Maksud gue disini adalah berkembanglah dengan ikut kegiatan yang ga Cuma di fakultas. Jadi lo ga seperti katak dalam tempurung. Misalnya ikut bem tingakt univ,  ukm, atau kepanitiaan tingkat univ. Ini penting banget loh karena bisa nambah koneksi dan pengalaman kita. Bayangin kalo lo Cuma jadi mahasiswa kufu-kufu. Kuliah fulang kuliah fulang. Pengalaman lo hanya sebatas kampus dan kosan. Kurang asik kan, cantik? Kalo lo ikut ukm lo punya temen lebih banyak dari luar fakultas yang berarti informasi yang lo dapet lebih luas juga. Contoh ya, waktu mau cari kelas linfak gue tinggal hubungin temen yang gue dapet dari training gue buat minta rekomendasi kelas di psikologi, dan ngehubungi temen obm gue buat minta rekomendasi kelas di fisip dan ngehubungi temen fe yang gue dapet di ukm buat minjem buku  pas gue ngambil kelas linfak di fe, dan ngehubungi temen fe yang gue dapet di lembaga beasiswa gue buat minta contoh Mou sampe jadi reseller pulsa dari bisnis temen yang gue dapet di ukm. Walaupun belum terlalu meaning tapi koneksi yang dibina dari awal ini siapa tau bakal berguna di masa depan. Intinya penting banget jadi agresif saat kuliah. Karena informasi itu itu ga buka sistem delivery order. Harus lo yang jemput kesana J

Ø  Sekolah : Cuma sekolah aja
Iya bener. Sekolah ya biasanya Cuma sekolah aja. As long as rapot lo bagus maka lo udah dibilang sekolah dengan benar. Tapi perlu lo tau bahwa kuliah adalah masa dimana lo bukan hanya cari ilmu. Lo cari pengalaman dan koneksi. Dapet tawaran asisten dosen yang bayarannya 15 ribu per jam? Dikit banget? Ga masalah kawan. Yang penting lo dapet pengalaman ngajar, kenal banyak orang (murid lo), dapet kesempatan ngamalin ilmu, dan yang terpenting lagi dapet kepercayaan dari dosen tersebut. Lain waktu kalo dosen tersebut punya proyek bukan ga mungkin kan kalo lo yang bakal diajak :D

Ø  Sekolah : Mbok yang cuciin baju mama yang bikinin makan
Ini khusus bagi yang [unya pembantu aja ya hehe. Bener ga sih kalo pas sekolah kan kita satu rumah sama orang tua (biasanya). Nah tapi ketika kuliah terutama ngekos maka semua kita yang urus sendiri. Maka itu sebelum capcus ke kosan ada baiknya kita belajar tugas-tugas rumah tangga. Belajar itu bukan hanya keahliannya tapi juga belajar untuk ga males ngerjain itu. Kecuali kalo lo ngekos bawa pembokat, nah itu baru beda cerita ya :D
So, intinya belajar mandiri dulu dari bunuh kecoa sampe bikin nasi goreng :D

Ø  Sekolah : Di rumah gue ya suka-suka gue
Kembali gue katakana ini khusus buat yang ngekos aja ya. Yang namanya kosan itu adalah rumah bersama. Jadi penting banget buat kenal yang namanya toleransi dan saling membantu. Bayangin aja kalo lo nyalain lagu dengan speaker full jam 2 malem. Apa yang akan terjadi dengan tetangga lo? Bisa-bisa lo disumpain diem diem. Terus penting juga nih, kalo lo pake kamar mandi bareng atau dapur bareng penting banget buat menjaga kebersihan dan toleransi waktu. Jangan kelamaan pake kamar mandi. Paket luluran-scrubbing lo yang harus 2 kali sehari dipersingkat aja deh jadi 2 hari sekali dengan begitu insya Allah lo bisa punya hubungan yang harmonis sama tetangga kosan lo. Lain waktu lo butuh mereka insya Allah deh mereka ga akan lari dari lo J

Nah itu dia sekilas tentang jadi mahasiswa asik yang bisa mengatur dirinya sendiri dan membina hubungan dengan sekitar. Jadi kalo boleh dirangkum ya saat lo jadi mahasiswa sebaiknya lo
1.       Produktif memanfaakan waktu kosong antar pelajaran
2.       Mendewasakan diri dalam segala aspek
3.       Jadilah aktif, haus akan informasi, dan bergaul dengan orang-orang yang berkualitas
4.       Jangan profit oriented melulu, keuntungan bukan sekedar uang sayang!
5.       Jadilah mandiri
6.       Jadilah pribadi yang menyenangkan dengan punya toleransi terhadap sesama
Nah itu dia sekilas trik yang bisa gue kasih ke temen-temen maba. Selanjutnya gue akan bahas lebih lanjut tentang usaha-usaha kreatif yang bisa dan udah dilakuin sama mahasiswa dan ukm-ukm keren di ui okeh :D





Selasa, 12 Juni 2012

Trik-trik masuk UI atau PTN dengan jadwal belajar terbatas

Diposting oleh Winda (윈다) di 21.56 0 komentar

Oke posting ini gue tulis karena gue baru ngawas SNMPTN hari ini dan tiba-tiba mendapat ilham buat nulis tentang ini. Masuk ui atau snmptn itu kompetisi, dan belajar lo dari kelas satu itu investasi. Kalo lo telat kaya gue, anak ipa dan jungkir balik di kelas 3 karena mau masuk ips, berarti lo harus ngeluarin daya lebih besar. Investasi lo dalam waktu yang sempit itu harus lebih besar kalo perlu 3x lebih besar dari mereka-mereka yang udah beruntung ada di ips. Terus terang ya, soal snmptn itu insya Allah ga susah. Kenapa? Karena soalnya itu ga jauh-jauh dari soal-soal jaman dulu. Nih ya gue kasih kiat kiat cihuy dalam waktu singkat biar sukses masuk ui atau ptn manapun yang kalian idamkan
1.      Pastikan niat lo bulat kalo lo mau masuk ptn itu dengan jurusan itu
2.      Kalo lo udah niat dan udah yakin hati lo di pilihan jurusan itu then lo harus yakin bahwa lo terlahir dengan kemampuan yang ga kalah okenya sama mereka-mereka yang udah duluan diterima entah dengan jalan apapun
3.      Hitung waktu dan kemampuan yang lo punya then targetting. Gini ya gue kasih contoh Misalnya dulu gue mau tes umb. Saat itu gue baru selese UN dan baru tes snmptn. Waktu gue menuju UMB adalah satu bulan. Nah otomatis dalam waktu satu bulan itu gue harus melalap habis buku spmb warna ijo yang berisi spmb dari tahun 2001-2008, kemudian disaat yang bersamaan gue harus paham teori ekonomi, kronologi sejarah, dan detil-detil ips semacam itu yang artinya materi. Kemudian gue harus menyelesaikan kumpulan soal yang dari nf itu duh apa ya namanya? Lupa saya bu hehe. Artinya gue harus memeperkaya materi gue disaaat bersamaan gue harus melalap soal satu buku gede hanya dalam satu bulan dengan kemampuan nyaris nol.
* Pertama : Kenali dulu tipe diri. Misalnya gue, gue adalah penghafal lambat namun tahan lama dengan kemampuan matematika yang buruk dan bahasa yang lumayan. Jadi gue ga terlalu perlu belajar matematika. Kenapa? Kesempatan gue kecil buat handal matematika selama satu bulan. B.inggris gue fondasinya udah lumayan jadi yang perlu gue lakukan hanya ngerjain soal. IPS? Ekonomi kuatin di teori dan analisis. Sosiologi? Ga terlalu minat. Just leave it. Artinya lo harus bisa memetakan sendiri kemampuan lo ada dimana, yang mana yang possible buat dikuatin, kalo lo ngerasa ga mampu buat ngejar suatu pelajaran yaudah jangan digenjot disitu, genjot di mata pelaharan yang berpeluang lo bisa terutama ips tuh, dia kan ga susah as long as kemauan lo keras buat ngafalin
*    Kedua : Cari buku soal yang bagus dengan tingkat variasi soal yang tinggi dan pembahasan yang bagus. Setelah tau kemampuan lo kemudian yang perlu lo kerjain adalah cari soal-soal yang udah pernah keluar kaya contohnya gue nyari buku spmb warna ijo keluaran erlangga itu yang isinya soal spmb dari 2001. Itu buku keren banget walaupun nguras kocek juga, tapi ga masalah yang penting goal tercapai.
*    Ketiga : Targetting. Oke gue punya buku ini, kemudian dalam waktu 2 minggu gue mesti abisin ini. Setelah targetiing maka lo susun strategi. Oke 2 minggu dengan 200an halaman maka gue akan bangun jam 2 pagi, ngerjain soal sampe jam setengah 5, solat subuh dan tidur lagi jam 5 sampe jam 6. Pulang bimbel gue harus ngerjain bla bla jam segini sampe segini, tidur, dan bangun lagi. Nah seperti itulah. Lo harus bikin timeline yang jelas. Cape? Ya Pasti, tapi kaya yang gue bilang, ini adalah investasi terlambat lo. The choice is in you.
*    Keempat :  Ikut bimbel? Sip. Manfaatin waktu konsul terutama buat lo yang udah bayar bimbel sampe berjeti-jeti, nah itu namanya konsul mesti banget dimanfaatin. Jadi konsul adalah waktu paling tepat buat nanyain pembahasan soal, jangan minta ajarin materi. Ketika lo konsul lo yang membawa masalah. Itulah gunanya konsul. Kalo lo konsul minta ajarin materi mah ga efektif. Materi itu lo pelajari sendiri di rumah nah kalo ada yang lo ga ngerti dari hasil belajar lo itu baru lo tanya di konsul. Pokonya jangan dateng dengan otak kosong ketika konsul, rugi doang bung!
*    Kelima :  Hafalkan dan mengertilah pembahasan. Sebenernya ini bisa diterapin salah satu aja atau dikombinasikan. Kalo gue dulu karena udah mentok banget gue 50% ngertiin 50% ngafalin. Kenapa lo harus baca dan bahkan ngerti pembahasan? soalnya gini, soal dari tahun ke tahun pasti beda. Gue tau banget itu. Cuma sebenernya esensinya sama aja. Kaya misalnya gue, gue yang saat itu dibawah pengaruh obat karena baru keluar rumah sakit akibat DBD harus bertarung di depan ac persis dengan perut kelaperan sambil ngerjain soal. But you know what? justru dengan kondisi tidak fit dan kondusif kaya gitu gue bisa lulus. Kok? Jadi gini soal UMB saat itu terutama IPS, nilai gue bisa dibilang tinggilah pas dicek lagi di nf. Kenapa? Karena itu tadi, gue belajar dari soal-soal sebelumnya dan gue menemukan bahwa soal itu adalah soal spmb (sepertinya) 2001 (tuh kan gue bahkan bisa sampe inget taunnya saking bener-bener banget ngafalinnya) Tapi agak dimodif, misalnya di 2001 yang ditanya adalah gunung A dengan pilihan A,B,C,D nah yang keluar di UMB itu adalah gunung C. Kalo lo cuma ngafalin soal itu maka lo ga akan tau jawaban dari soal itu tapi karena waktu lo belajar di spmb sebelumnya sambil ngeliat pembahasan otomatis lo dapet 4 informasi sekaligus dari pilihan ABCD itu. Itulah pentingnya lo cari buku soal dengan pembahasan yang bagus. Karena itu berpengaruh dari efisiensi waktu pembelajaran lo. Dengan buku yang memiliki pembahasan yang bagus dalam satu nomer aja lo bisa dapetin banyak informasi. cuma satu nomer padahal. bener-bener hemat waktu dan efisien. Cuma itu tadi, lo butuh konsentrasi tinggi untuk belajar seperti itu. Tinggalin mp3, ipod lo atau pemutar musik yang lain. Lo harus bener-bener konsentrasi tapi relax untuk belajar seperti ini.
*    Keenam : Kencengin ibadah. Kalo lo muslim solat tahajud dan duhalah. Jangan ditinggal. Insya Allah ini bakalan berkah banget. Kaya gue, gue bisa dapet soal dari soal yang udah pernah gue pelajarin sebelumnya itu kuasa siapa coba? Bisa aja kan gue liat soal yang belum pernah gue liat sbeelumnya dan ga bisa jawab. Tapi karena gue usaha belajar keras sambil beribadah juga, gue dikasih jalan :) Dan akhirnya semua berakhir manis dengan gue pake jakun :) Yah walopun bukan makara abu-abu, tapi ini udah alhamdulillah banget :)

Nah gimana temen-temen? Emang sih cara belajar gue itu ga bagus kalo bisa jangan diikutin karena belajar kaya gini tuh salah. Belajar itu proses yah gue juga proses sih tapi dalam waktu yang sangat singkat. Akibatnya gue merodi badan, otak dan hati gue abis-abisan dan berakhir dengan DBD dan penyakit lainnya karena daya tahan tubuh yang ga ok. Tapi the power of doa itu besar banget impactnya. Jadi all you have to do are belajar kenceng, ibadah kenceng, jaga kesehatan kenceng. Ayo! Dimana ada usaha disitu ada jalan. Semangata kakaaaaa! :)

 

Wince Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review